BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG MASALAH
Perilaku
pembelian seseorang dapat dikatakan sesuatu yang unik, karena preferensi dan
sikap terhadap obyek setiap orang berbeda. Selain itu konsumen berasal dari
beberapa segmen, sehingga apa yang diinginkan dan dibutuhkan juga berbeda.
Masih terdapat banyak faktor yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
Produsen perlu memahami perilaku konsumen terhadap produk atau merek yang ada
di pasar, selanjutnya perlu dilakukan berbagai cara untuk membuat konsumen
tertarik terhadap produk yang dihasilkan. Assael (1995) dalam Sodik (2004)
mengembangkan model perilaku konsumen dengan menetapkan tiga faktor yang
berpengaruh terhadap perilaku konsumen.
Faktor
pertama yang berpengaruh pada konsumen adalah stimuli. Stimuli menunjukkan
penerimaan informasi oleh konsumen dan pemprosesan informasi terjadi saat
konsumen mengevaluasi informasi dari periklanan, teman atau dari pengalaman
sendiri. Pengaruh kedua berasal dari karakteristik pribadi konsumen meliputi
persepsi, sikap, manfaat serta karakteristik konsumen (demografi, kepribadian,
gaya hidup). Pengaruh yang ketiga respon konsumen yaitu hasil akhir dari proses
keputusan konsumen dan suatu pertimbangan yang menyeluruh dari semua faktor
diatas.
Menurut
Kotler (2002:34), dalam meningkatkan persaingan masing-masing perusahaan
harus dapat memenangkan persaingan tersebut dengan menampilkan yang terbaik dan
dapat memenuhi selera konsumen yang selalu berkembang dan berubah-ubah
Seiring dengan perkembangan jaman dan semakin meningkatnya kebutuhan alat
transpotasi membawa angin segar bagi perusahaan otomotif terutama di
bidang sepeda motor, yang mana dibutuhkan oleh banyak orang selain
harganya terjangkau dan mudah perawatannya. Saat ini banyak sekali
bermunculan merek sepeda motor dengan berbagai model, desain, memberikan
kualitas yang bagus dan harga yang cukup bersaing.
Produk
yang ditawarkan oleh perusahaan dapat menjadi salah satu pembentukan motivasi,
persepsi dan sikap konsumen dalam melakukan pengambilan keputusan. Disamping
itu kemudahan untuk mendapatkan alat transpotasi jenis sepeda motor saat
ini sangat mudah karena program pemberian kredit bisa dilakukan dengan uang
muka yang terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Perilaku konsumen
dipengaruhi olek faktor usia, jenis kelamin,pekerjaan dan pendapatan.
Berdasarkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap alat transportasi
pribadi berupa sepeda motor dan meningkatnya persaingan untuk merebut konsumen
maka penulis tertarik untuk meneliti “ANALISIS KUALITAS PRODUK SEPEDA MOTOR
HONDA DAN YAMAHA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN”.
1.2 RUMUSAN MASALAH
Dari
latar belakang masalah, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai
berikut :
1. Apakah
kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk
sepeda motor Honda dan Yamaha?
2. Factor
apakah yang mempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian produk
sepeda motor?
1.3 TUJUAN PENELITIAN
1. Untuk
mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas produk terhadap keputusan
pembelian sepeda motor merk HONDA dan YAMAHA di kawasan daerah Bekasi, Jawa
Barat.
2. Untuk
mengetahui factor yang mempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian
produk sepeda motor di Bekasi.
1.4 KERANGKA PEMIKIRAN
Kerangka pemikiran dalam
penelitian ini merupakan pengembangan dari model perilaku konsumen Kotler dan
Assael yang dapat digambarkan sebagai berikut :
Gambar 1.1
Model penelitian kerangka pemikiran
KUALITAS PRODUK -------------------------------)
KEPUTUSAN PEMBELIAN
Kedua
factor ini saling berhubungan sehingga akan membentuk suatu pilihan terhadap
produk yang dipilih. Pilihan tersebut akan mempengaruhi sikap yang pada
gilirannya akan mempengaruhi perilaku yaitu niat membeli suatu produk atau
tidak. Keputusan konsumen setelah pembelian akan menghasilkan suatu respon yang
positif atau negative yang pada gilirannya akan menentukan kepuasan atau
ketidakpuasan.
Merek
berkaitan dengan kualitas produk, karena merek sukses yang diyakini seseorang
umumnya diimbangi dengan kualitas. Untuk itu kualitas produk dalam penelitian
ini diduga mempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian.















Tidak ada komentar:
Posting Komentar