Senin, 03 Desember 2012

PROPOSAL BAB I


BAB I

PENDAHULUAN


1.1  LATAR BELAKANG MASALAH

Perilaku pembelian seseorang dapat dikatakan sesuatu yang unik, karena preferensi dan sikap terhadap obyek setiap orang berbeda. Selain itu konsumen berasal dari beberapa segmen, sehingga apa yang diinginkan dan dibutuhkan juga berbeda. Masih terdapat banyak faktor yang berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Produsen perlu memahami perilaku konsumen terhadap produk atau merek yang ada di pasar, selanjutnya perlu dilakukan berbagai cara untuk membuat konsumen tertarik terhadap produk yang dihasilkan. Assael (1995) dalam Sodik (2004) mengembangkan model perilaku konsumen dengan menetapkan tiga faktor yang berpengaruh terhadap perilaku konsumen.

Faktor pertama yang berpengaruh pada konsumen adalah stimuli. Stimuli menunjukkan penerimaan informasi oleh konsumen dan pemprosesan informasi terjadi saat konsumen mengevaluasi informasi dari periklanan, teman atau dari pengalaman sendiri. Pengaruh kedua berasal dari karakteristik pribadi konsumen meliputi persepsi, sikap, manfaat serta karakteristik konsumen (demografi, kepribadian, gaya hidup). Pengaruh yang ketiga respon konsumen yaitu hasil akhir dari proses keputusan konsumen dan suatu pertimbangan yang menyeluruh dari semua faktor diatas.

Menurut  Kotler (2002:34), dalam meningkatkan persaingan  masing-masing perusahaan harus dapat memenangkan persaingan tersebut dengan menampilkan yang terbaik dan dapat memenuhi selera konsumen  yang selalu berkembang dan berubah-ubah Seiring dengan perkembangan jaman dan semakin meningkatnya kebutuhan alat transpotasi membawa angin segar bagi perusahaan otomotif terutama  di bidang sepeda motor, yang mana dibutuhkan oleh banyak orang selain harganya  terjangkau dan mudah perawatannya. Saat ini banyak sekali bermunculan merek sepeda motor dengan  berbagai model, desain, memberikan kualitas yang  bagus dan harga yang cukup  bersaing.

Produk yang ditawarkan oleh perusahaan dapat menjadi salah satu pembentukan motivasi, persepsi dan sikap konsumen dalam melakukan pengambilan keputusan. Disamping itu kemudahan  untuk mendapatkan alat transpotasi jenis sepeda motor saat ini sangat mudah karena program pemberian kredit bisa dilakukan dengan uang muka yang terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Perilaku konsumen dipengaruhi olek faktor usia, jenis kelamin,pekerjaan dan pendapatan. Berdasarkan semakin tingginya kebutuhan masyarakat terhadap alat transportasi pribadi berupa sepeda motor dan meningkatnya persaingan untuk merebut konsumen maka penulis tertarik untuk meneliti “ANALISIS KUALITAS PRODUK SEPEDA MOTOR HONDA DAN YAMAHA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN”.


   1.2 RUMUSAN MASALAH

Dari latar belakang masalah, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.  Apakah kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk sepeda motor Honda dan Yamaha?

2.  Factor apakah yang mempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian produk sepeda motor?


1.3 TUJUAN PENELITIAN

1.  Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian sepeda motor merk HONDA dan YAMAHA di kawasan daerah Bekasi, Jawa Barat.

2.  Untuk mengetahui factor yang mempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian produk sepeda motor di Bekasi.


1.4 KERANGKA PEMIKIRAN

Kerangka pemikiran dalam penelitian ini merupakan pengembangan dari model perilaku konsumen Kotler dan Assael yang dapat digambarkan sebagai berikut :

Gambar 1.1
Model penelitian kerangka pemikiran

KUALITAS PRODUK -------------------------------) KEPUTUSAN PEMBELIAN

Kedua factor ini saling berhubungan sehingga akan membentuk suatu pilihan terhadap produk yang dipilih. Pilihan tersebut akan mempengaruhi sikap yang pada gilirannya akan mempengaruhi perilaku yaitu niat membeli suatu produk atau tidak. Keputusan konsumen setelah pembelian akan menghasilkan suatu respon yang positif atau negative yang pada gilirannya akan menentukan kepuasan atau ketidakpuasan.

Merek berkaitan dengan kualitas produk, karena merek sukses yang diyakini seseorang umumnya diimbangi dengan kualitas. Untuk itu kualitas produk dalam penelitian ini diduga mempunyai pengaruh dominan terhadap keputusan pembelian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar