BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 KERANGKA
TEORI
Mengingat
makin berkembangnya daerah permukiman yang jauh dari pusat kota maka makin
dibutuhkan sarana transportasi pribadi yang cukup efektif bagi keluarga.
Saat
ini kebutuhan transpotasi pribadi jenis roda dua khususnya sepeda motor
sudah menjadi kebutuhan masyarakat umum.
Handoko
(2000:6) menyatakan bahwa terdapat falsafah bisnis yang menyatakan bahwa
pemuasan kebutuhan konsumen merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan
hidup perusahaan.
Konsep
pemasaran bertujuan memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan
konsumen atau berorientasi pada konsumen (Consumer Oriented), hal ini
berbeda dengan pandangan yang terdahulu bahwa pemasaran berorietasi kepada produk,
penjualan dan keuangan perusahaan.
Proses
pengambilan keputusan pembelian pada setiap orang pada dasarnya adalah sama,
hanya saja semua proses tersebut tidak semua dilaksanakan oleh para
konsumen. Berdasarkan tujuan pembelian, konsumen dapat diklasifikasikan menjadi
2 kelompok yaitu konsumen akhir atau individual dan konsumen organisasional
atau konsumen industrial.
Konsumen
akhir terdiri dari individu atau rumah tangga yang bertujuan untuk memenuhi
kebutuhan sendiri atau dikonsumsi. Sedangkan konsumen organisasional terdiri
atas organisasi, pemakai industry, pedagang dan lembaga.
Tujuan
pembeliannya adalah untuk keperluan bisnis atau meningkatkan kesejahteraan
anggotanya. Perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk
melakukan pembelian akan diwarnai oleh cirri kepribadiannya, usia, pendapatan
dan gaya hidupnya.
Menurut
Kotler (2000:170-176) konsumen dalam melakukan keputusan pembelian ada lima
tahapan yaitu :
1. Pengenalan
masalah
2. Pencarian
informasi
3. Evaluasi
alternative
4. Keputusan
pembelian
5. Perilaku
pasca pembelian
2.2 PEMBAHASAN
Kualitas
Produk Aaker (1997) dalam Sodik (2003), mencatat ada delapan dimensi dari
kualitas produk yaitu : performance (kinerja), feature (bagian – bagian
tambahan dan produk), realibility (kehandalan), conformance (kesesuaian
karakteristik operasi produk – produk dengan spesifikasi tertentu Atau tidak
ada cacat produk), durability (ketahanan), service ability (pelayanan),
estetika dan perceiced quality (kesan kualitas).
Keputusan
Pembelian Dalam memahami perilaku konsumen, terdapat banyak pengaruh yang
mendasari seseorang dalam mengambil keputusan pembelian suatu produk atau
merek. Pada kebanyakan orang, perilaku pembelian konsumen seringkali diawali
dan dipengaruhi oleh banyaknya rangsangan (stimuli) dari luar dirinya, baik
berupa rangsangan pemasaran maupun rangsangan dari lingkungan yang lain.
Rangsangan tersebut kemudian diproses (diolah) dalam diri, sesuai dengan
karakteristik pribadinya, sebelum akhirnya diambil keputusan pembelian.
Karakteristik pribadi konsumen yang dipergunakan untuk memproses rangsangan
tersebut sangat komplek, dan salah satunya adalah motivasi konsumen untuk
membeli.
Menurut
Schiffman dan Kanuk (1994) dalam Albari (2002) menyatakan bahwa motivasi
sebagai kekuatan dorongan dari dalam diri individu yang memaksa mereka untuk
melakukan tindakan. Jika seseoran mempunyai motivasi yang tinggi terhadap obyek
tertentu, maka dia akan terdorong untuk berperilaku menguasai produk tersebut. Sebaliknya
jika motivasinya rendah, maka dia akan mencoba untuk menghindari obyek yang
bersangkutan. Implikasinya dalam pemasaran adalah untuk kemungkinan orang
tersebut berminat untuk membeli produk atau merek yang ditawarkan pemasaran
atau tidak.
Sejalan
dengan hal tersebut keputusan pembelian dalam penelitian ini secara kontektual
dapat dipengaruhi oleh karakteristik pribadi yaitu motivasi konsumen untuk
membeli. Secara kondisional maka kondisi yang terjadi berkaitan dengan produk
HONDA dan YAMAHA yang dapat dicerminkan dari atribut produk yaitu kualitas
produk, promosi dan desain.Validitas yang digunakan dalam penelitian ini
adalah validitas konstrak.
Menurut
Azwar (2001:67) pengujian validitas konstrak diutamakan dalam pengembangan dan
evaluasi terhadap suatu konsep dan teori. Validitas digunakan untuk menguji
ketepatan alat ukur apakah memperoleh informasi sesuai dengan yang diharapkan.
2.3 HIPOTESIS
Berdasarkan
kerangka pemikiran tersebut diatas hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini
adalah sebagai berikut :
Ø Diduga kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap
keputusan pembelian produk sepeda motor HONDA dan YAMAHA pada daerah Bekasi,
Jawa Barat.
Ø Diduga factor yang paling dominan terhadap keputusan
pembelian adalah kualitas produk.